Ketika pikiran, tubuh, dan sistem saraf mulai melepaskan pola lama yang tertahan.
Dalam pendekatan sesi BCR Delete stress tanpa curhat, healing crisis bukanlah “kambuh” atau kondisi memburuk, tetapi fase transisi ketika tubuh-psikis mulai mengembalikan diri ke keadaan homeostasis. Itulah momen ketika pola stagnasi mulai pecah, dan sistem saraf belajar merasakan dunia dari tempat yang lebih aman.
Healing crisis terjadi karena beberapa hal:
1. Pelepasan Pola Lama yang Tertahan
Pikiran bawah sadar menyimpan:
beban emosi lama, memori tubuh, reaksi otomatis (defensive patterns), keyakinan yang melemahkan.
Saat BCR menyentuh area mental dan saraf:pola yang lama yg terkunci dan tertimbun “terangkat ke permukaan utk siap dilepaskan”, sensasi, emosi, atau pikiran yang terpendam terasa muncul.
Ini bukan regresi, melainkan pembersihan.
Ciri-ciri:
- muncul rasa sedih/gemas/takut tanpa pemicu jelas.
- muncul memori yang sudah lama terlupakan.
- muncul konflik batin yang terasa “ingin dibereskan”
Ini adalah tanda bahwa tubuh sudah mulai berani menerima kenyataan internalnya.
2. Sistem Saraf Berpindah dari Flight Fight Freeze → Thaw → Flow
Kebanyakan klien BCR berada pada kondisi: Flight Fight freeze, hypervigilance, atau sympathetic dominance.
Saat energi mulai mengalir: freeze mulai mencair, tubuh mulai merasakan kembali sensasi (yang dulu dimatikan),
parasimpatis mulai aktif.
Thawing phase ini bisa memunculkan: tremor halus, perasaan gelisah, sensasi panas/dingin, kebutuhan untuk tidur lebih banyak.
Ini bukan gejala buruk, tapi resynchronization.
3. Otak Meninggalkan Parameter Lama
Dalam BCR Delete Stress Tanpa curhat, mental patterns diatur oleh: parameter persepsi, parameter emosi, parameter makna.
Ketika BCR menggeser parameter lama: otak kehilangan referensi lamanya, dan mulai membangun referensi yang lebih jernih.
Ini bisa memunculkan:
- rasa bingung sementara,
- questioning semua hal,
- perasaan “kosong” atau “aneh,”
- kehilangan minat akan drama yang biasanya memicu adiksi emosional.
Itu tanda bahwa otak sedang re-mapping, bukan collapses.
4. Tubuh Mengembalikan Energi yang Lama Terkunci
Pola trauma menahan banyak energi di: pericardium, diafragma, solar plexus, psoas, leher kepala.
Saat dilepas: tubuh sensitif, cepat lelah, mudah lapar atau haus, ingin menyendiri.
Ini adalah reset biologi, bukan kelemahan.
BENTUK HEALING CRISIS YANG SERING MUNCUL DALAM BCR MENTAL WORKS
A. Emosional
- emosional sensitif.
- menangis tanpa alasan.
- rasa “kosong” atau “lega” bercampur bingung.
- penurunan interest terhadap drama/konflik.
- muncul clarity yang membuat realitas lama terasa tidak cocok.
B. Mental
- overthinking lalu tiba-tiba menjadi blank
- sulit menahan kebiasaan lama.
- penolakan internal terhadap “identitas lama”.
- muncul keberanian mengambil keputusan.
C. Fisik
- mengantuk dalam beberapa jam setelah sesi.
- sakit kepala ringan.
- dada lebih longgar atau justru tight sebentar.
- pernafasan lebih dalam setelah periode gelisah singkat.
- pelepasan somatik: tremor, gerakan kecil spontan.
D. Energetik
- sensasi panas/dingin mengalir.
- getaran di tulang dada atau punggung
- detak jantung lebih terasa.
- ketenangan mendalam setelah fase gelombang emosi kecil.
APA YANG TERJADI DI TUBUH SECARA SAINS?
Healing crisis pada BCR Mental Works melibatkan:
1. Regulasi Saraf Vagus & Parasimpatis
Ketegangan menurun → tubuh masuk mode penyembuhan → muncul kelelahan/relax crash.
2. Re-networking di Prefrontal Cortex
Bagian otak untuk clarity dan keputusan mulai aktif → pola stres lama kehilangan dominasi.
3. Penurunan Aktivitas Amigdala
Rasa takut berlebihan menurun → muncul perasaan aman yang awalnya “asing.”
4. Homeostasis Energi
Energi mental yang dulu dipakai bertahan hidup, sekarang kembali ke diri:
kreativitas meningkat, intuisi muncul, fokus membaik.
CARA MENANGANI HEALING CRISIS
1. Biarkan tubuh menyelesaikan siklus
Jangan dilawan. Tidak perlu dianalisis terus. Lanjutkan sesi BCR seminggu 2x. Head and body.
2. Perbanyak air & garam mineral
Mendukung kelistrikan saraf. Jaga tensi bila tinggi jangan.
3. Gerakkan tubuh dengan lembut
Gerak ritmis, pernapasan parasimpatis 3-8, stretching flow.
4. Hindari keputusan besar 24 jam pertama.
Biarkan otak menyelesaikan re-mapping.
5. Question BCR
“Apa pilihan baru yang tersedia untukku sekarang?”
KESIMPULAN
Healing crisis dalam BCR delete stress tanpa curhat adalah: fase integrasi di mana tubuh, emosi, mental, dan energi melepaskan pola lama untuk membuka ruang bagi kesadaran baru.
Ini BUKAN regresi — tapi tanda bahwa:
freeze mencair, parasimpatis mulai memimpin, otak mulai menerima realitas dari tempat tanpa reaktivitas, energi tubuh kembali pulang.

